Bupati Intan Jaya Diminta Berikan Kepastian Atas Nasib CPNS Yang Tak Lolos

JUBI — Penjabat Bupati Kabupaten Intan Jaya diminta berikan kepastian tidak diterimanya pemuda Intan Jaya dalam formasi CPNS tahun 2009.

John JR Belau, tokoh masyarakat di Intan Jaya mengatakan, permintaan ini telah disampaikan pada pemerintah. Namun tak digubris.

“Kami sudah ketemu dengan Bupati dan Sekda terkait tuntutan ini, namun sampai saat ini mereka belum memberikan respon positif,” kata John, Minggu.

Menurutnya, persoalan CPNS yang tak lolos harus dibijaki serius. Pasalnya, dikhawatirkan akan memicu konflik.

“Bupati dan Sekda tentu sangat mengerti, munculkan konflik di Kabupaten Intan Jaya saat pembangunan baru mau di jalankan itu suatu hal yang tidak baik, kami yakin mereka mengakomodir hal ini,” imbuhnya.

Kabupaten Intan Jaya terdiri dari sejumlah distrik. Diantaranya distrik Sugapa, Biandoga, Agisiga, Hitadipa, Wandai, dan Homeo.

“Dulu saat Intan Jaya belum di mekarkan, kami selalu pergi ke Paniai, Timika bahkan di Nabire untuk tes PNS. Sekarang Kabupaten Intan Jaya telah hadir, mohon beri kesempatan kepada kami.”

Sementara itu Penjabat Bupati Kabupaten Intan Jaya, Max Zonggonau ketika dikonfirmasi mengatakan, yang tidak lolos pada penerimaan Formasi tahun 2009 lalu, akan di perjuangkan pada penerimaan berikutnya.

“Saya akan perjuangkan nasib mereka pada penerimaan CPNS berikutnya, jadi mohon bersabar,” tandasnya. (Oktovianus Pogau)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *