Nyoman: Gereja Perlu Gelar Kampanye Penjualan Tanah

JUBI — Ketua Sinode Gereja Baptis di Papua, Socrates Sofyan Nyoman mengatakan gereja perlu menggelar kampanye penjualan tanah.

“Bagi leluhur orang Papua, tanah merupakan mama, jadi jangan dijual,” kata Nyoman di Abepura, Sabtu (27/2) kemarin. Namun yang terjadi, kata dia, saat ini orang Papua menjual tanah tanpa berpikir panjang anak cucunya.

Dia menuturkan, akibat dari penjualan, orang asli Papua sudah tidak lagi mempunyai tanah. Mereka tidak lagi memiliki lahan untuk berkebun dan membangun rumah.

Bahkan mereka (warga asli Papua) terpaksa mengontrak dan kost. Padahal mereka memiliki tanah yang begitu luas. “Ini memang hal sepele tapi dampaknya sangat merugikan masyarakat.”

Jika tindakan penjualan tanah tidak ditanggulangi maka akan terjadi pembiaran di masyarakat. “Kita harus kampanye jangan jual tanah, hutan dan hasil kekayaan alam lainnya,” tandasnya.

Nyoman menambahkan, ketergantungan masyarakat Papua pada penduduk non asli, masih juga terjadi. Mereka tidak mampu mandiri. Hal ini memberikan celah terciptanya penindasan. “Orang Papua harus bangkit dan Merdeka dalam arti mandiri. Kesan ketergantungan orang Papua perlu dihapus,” pungkasnya. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *