Perlu Ada Perdasus untuk Batasi Tambang Ilegal

JUBI — Julian Gobay, Badan Pengurus Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Paniai mengatakan, seharusnya ada Peraturan Daerah Khusus yang mengatur serta membatasi aksi penambangan liar di Degeuwo, Papua.

Perdasus setidaknya memiliki kekuatan hukum yang bisa menghentikan proses penambangan liar itu. “Sepanjang tidak ada aturan maka penambangan liar itu akan terus jalan,” kata Gobay, Jumat (30/4).

Dikatakannya, selama ini sudah banyak upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi penambangan tanpa izin resmi itu. Namun rupanya hanya sia-sia.

Pemerintah, kata dia juga tak pernah mencari solusi atas masalah ini. Pemerintah hanya menunjukkan rasa simpatiknya melalui media masa. “Pemerintah hanya berkata-kata tapi tidak bertindak. Kalau bisa, pemerintah buat aturan supaya masyarakat tidak jadi korban lagi,” ujarnya.

Gobay menuturkan, mestinya pemerintah juga menghentikan pasokan minuman keras secara bebas ke Degeuwo dan memberikan sanski bagi pelaku pengiriman wanita malam. “Budaya miras bukan budaya orang Degeuwo,” katanya.
 
Dia menilai, wanita malam telah membuka peluang penyebaran HIV/AIDS meningkat di wilayah itu. “Jika kondisi ini dibiarkan maka diprediksikan warga Degeuwo akan mati karena HIV AIDS,” ulasnya.
        
Penambangan Emas di Degeuwo beroperasi sejak 2003. Di kawasan itu berdiri 8 bar dan 30 an kios. Wilayah ini termasuk salah daerah terisolir di Nabire dan Paniai. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *