Seleksi Anggota KPU Dogiyai Dipertanyakan

JUBI — Proses seleksi calon anggota KPU Kabupaten Dogiyai yang dianggap sejumlah kalangan sudah menyalahi aturan, dipertegas wakil rakyat di lembaga legislatif.

Ketua DPRD Kabupaten Dogiyai, Lamek S. Kotouki kepada JUBI di Nabire, Jumat (30/4) mengatakan, tim seleksi anggota KPU Kabupaten Dogiyai tidak pernah melakukan koordinasi dengan dewan. Hal ini bertentangan dengan UU Nomor 22 Tahun 2007 dan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2007 tentang Pedoman Pelaksanaan Seleksi dan Penetapan Anggota KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota.

“Terlepas dari tudingan adanya permainan dalam proses rekrutmen, tim seleksi tidak pernah berkoordinasi dengan anggota dewan. Ini sudah menyalahi aturan. Sudah begitu, peserta yang berstatus pengurus partai, mantan caleg, CPNS dan ada yang umur belum genap 30 tahun masih diloloskan,” tandasnya.

Menurut Lamek, sebenarnya tim seleksi telah memahami aturan tentang syarat dan proses penjaringan anggota KPU. “Tapi kami menduga ada pihak tertentu bermain didalam proses seleksi itu.”

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Dogiyai, Frans Magai menegaskan, tim seleksi harus lebih selektif dalam menetapkan 10 besar. Sebab dalam seleksi administrasi dan tes tertulis, tim seleksi tidak menunjukan sikap profesional, independen dan selektif dengan tetap berlandaskan pada peraturan perundang-undangan.

Sebelum assesment psycotest dan tes wawancara pada tanggal 30 April, kata Frans, tim seleksi harus tegas untuk mencoret peserta yang tidak memenuhi kriteria dan syarat sebagaimana diatur dalam aturan perundang-undangan.

“Kami tidak mau di Dogiyai terjadi masalah seperti yang terjadi di daerah lain,” ujarnya sembari menegaskan, tim seleksi jangan mau disetir pihak lain karena akan berakibat pada penyelenggaraan Pilkada.

Dari 24 orang peserta yang dinyatakan lulus administrasi dan tes tertulis, sebagian besar berstatus PNS, CPNS, pengurus partai politik, dan ada pula calon yang umurnya belum mencapai 30 tahun sesuai aturan sah. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *