Ledang: IMB di Jayapura Harus Dipertegas

JUBI — Yuvenalis Ledang, Direktur Yayasan Pendidikan Lingkungan Hidup Cyclops (YPLHC) Papua, mengatakan Dinas Trantib dan Tata Kota Jayapura harus mempertegas Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kota ini.

“Dinas Trantib dan Tata Kota harus pertegas pendirian bangunan di Kota ini karena saat ini pembangunan yang dilakukan tampak semraut. Tidak tertata ditata secara baik,” ujar Ledang, Jumat. Lanjut dia, langkah ini harus diambil sebab penduduk yang masuk ke Jayapura bertambah banyak tiap tahunnya.

Menurut pantauannya, IMB di kota ini tidak dipertegas. Sehingga pendirian bangunan terkesan seenaknya. Tempat yang tidak layak berdiri sebuah bangunan tetapi dipaksakan membangun sebuah bangunan. “Kalau kondisi ini dibiarkan terus menerus maka akan berdampak buruk bagi masyarakat. Mereka akan mudah diserang berbagai penyakit. Banjir dan longsor pun akan terjadi.”

Berbagai penyakit yang akan timbul akibat ketidakaturan pembangunan, seperti penyakit malaria, demam berdarah, dan sejumlah penyakit lainnya. Sejumlah penyakit tersebut ada karena pembuangan limbah bangunan dan rumah tangga secara tidak teratur. Drainase (selokan) yang dibangun tidak mendukung.

Peristiwa alam yang juga akan terjadi yaitu banjir dan tanah longsor. Kondisi ini berawal dari penggusuran dan penggundulan gunung dan bukit secara terpaksa. Tindakan ini dilakukan untuk menjalankan pembangunan.

Di Jayapura, banyak pembangunan Rumuah Toko (Ruko) dibangun secara tidak tertaur. Demikian juga dengan bangunan Moll dan sejumlah toko lainnya. Rumah warga juga mengalami hal yang sama. Walau demikian tetapi terkesan tidak ada ketegasan dan kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Kota maupun Provinsi untuk mengatasinya.   

Dia menambahkan, kondisi ini membuka peluang terjadinya banjir dan tanah lonsor. Peristiwa alam ini berpeluang menelan korban yang tidak sedikit. Wabah penyakit pun akan menimpa warga. “Kami harap pemerintah dan semua pihak berupaya untuk menyelesaikan persoalan ini dengan baik,” harapnya. (Musa Abubar)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *