Permintaan Kondom di Papua Masih Tinggi

JUBI — Kebutuhan kondom sebagai alat kontrasepsi dan pencegah penyakit HIV/AIDS masih sangat tinggi, sebab dari total 24 ribu untuk tahun 2010 telah terpakai habis sebanyak 15 ribu hingga bulan April.

“Memang kebutuhan kondom sangat besar, tetapi apakah ini di pakai atau tidak, maka ini yang menjadi pertanyaannya,” kata Ketua Pokja Media Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Papua, Agus Fauzi, kepada pers di Jayapura, Minggu (30/5).

Ia menjelaskan Data BKKBN Papua dari total 24.125 ribu, katanya, ada dua jenis yang disediakan, yakni jenis biasa sebanyak 9.419 dan jenis aroma berjumlah 14.706.

“Jumlah tahun 2010 meningkat dibandingkan tahun 2009 sebanyak 16 ribu, itupun stoknya habis hingga bulan November 2009,” lanjutnya.

Dirinya mengakui permintaan kondom cukup tinggi, karena kebutuhannya juga banyak terpakai, namun masih harus di cek kebenarannnya apakah terpakai atau tidak.

“Penggunaan kondom dalam hubungan seksual tergolong sangat rendah, sebab hanya 3,8 persen (2,5 persen laki-laki dan 8,4 persen perempuan) tercatat yang memakainya saat berhubungan seks dengan pasangan tetap mereka dari sekitar 2,8 persen populasi yang ada,” ucapnya mengutip Survei Terpadu HIV dan Perilaku (STHP) tahun 2006.

Fauzi berharap ada kesadaran untuk memakai kondom, walau sebenarnya kondom ada bukan membenarkan adanya hubungan seks, melaikan sebagai alat mencegah terjangkitnya penyakit HIV/AIDS lewat hubungan seks.

“Mari kita hidup secara baik dan teratur serta saling setia terhadap pasangan hidup, sehingga tidak terjangkit penyakit yang mematikan ini,” pesannya.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga (KS-PK) BKKBN Provinsi Papua Charles Brabar, mengakui bahwa  dari jumlah kondom yang  mencapai 24.125 ribu tahun ini, hanya cukup beberapa bulan untuk memenuhi kebutuhan di kabupaten/kota se  Provinsi Papua.

“Selama ini kondom di dapat dari bantaun pusat, namuan melihat kebutuhan tiap daerah berbeda, sehingga distribusinya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada,” tandasnya. (Eveerth)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *