DAP Wilayah VII Akan Gelar KOMAN

JUBI —  Benny Ruben Edowai dari Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah VII Mee Pago, mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan menyelenggarakan Konferensi Masyarakat Adat Nabire (KOMAN).

“Kita akan selenggarakan satu konferensi besar untuk memilih dan membentuk pengurus baru Dewan Adat Daerah (DAD) Kabupaten Nabire,” kata Ruben kepada wartawan, Minggu (30/5) malam.

Menurutnya, DAP telah memberikan mandat kepada Dewan Adat Wilayah VII Mee Pago untuk memfasilitasi terselenggaranya konferensi tersebut. “Sebelum kegiatan konferensi, kami akan bentuk dulu satu tim panitia penyelenggara,” jelasnya.

Perlunya Konferensi Masyarakat Adat Nabire, imbuh Ruben, mengingat DAD Nabire selama beberapa waktu terakhir vakum tanpa ada program kerja dan kegiatan. “Pengurus yang ada sekarang satu per satu sudah mulai mundur. Jadi, sekarang kami mau aktifkan DAD Nabire supaya melaluinya hak-hak masyarakat adat bisa diperjuangkan,” tuturnya.

Untuk itu, semua tokoh masyarakat dan LMA di Nabire akan dilibatkan dalam pertemuan dalam rangka membentuk panitia penyelenggara KOMAN. “Yang pasti kita tetap rangkul semuanya, supaya badan pengurus yang nanti akan terbentuk itu ada keterwakilan untuk bekerja demi masyarakat adat di Nabire,” kata Edowai.

DAD, kata dia, hadir untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat adat, antara lain tanah, hutan, kekayaan alam, dan hak kesulungan lainnya. “Dewan Adat bukan hadir untuk urusan politik praktis,” tegasnya.

Dalam struktur DAP, Dewan Adat Papua Wilayah 7 Mee Pago terdiri dari DAD Nabire dan DAD Paniai. Kemudian seiring adanya pemekaran, beberapa kabupaten baru seperti Intan Jaya, Dogiyai, dan Deiyai masuk dalam Wilayah Mee Pago. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *