Pekerja Seni Perlu Mendapat Perhatian

JUBI — Thomas May, pelukis foto negatif kepada JUBI mengatakan, hingga saat ini, perhatian pemerintah masih kurang dalam meningkatkan hasil karya seni mereka.
 
“Kami berharap adanya pasar atau lokasi di Jayapura untuk menampung para pekerja seni agar bisa beraktivitas sambil menjual hasil karyanya,” ujarnya, Senin.

Lanjutnya, untuk menjual hasil karya lukisan, mereka terpaksa harus berdagang ditempat keramaian atau di hotel-hotel. “Kalau tidak demikian hasil karya kami akan susah laku,” ujarnya.
 
Menurut Tomi untuk mendukung pendapatannya memang dibutuhkan adanya pasar. “Tanpa ada pasar, akses untuk mendapatkan pembeli akan sulit,” katanya.

Tomi berharap pemerintah dapat mencurahkan perhatian bagi pekerja seni. Cukup dengan memberikan ruang dan lokasi bagi mereka di Jayapura, alhasil telah sangat membantu.

Cara ini dinilai Tomi sebagai wujud melindungi karya seni anak Papua. “Kenapa di Papua tidak ada lokasi seperti itu? Ini sangat mengherankan,” ujarnya.
 
Dikatakan Tomi mempersatukan pekerja seni dalam suatu lokasi tertentu, juga akan memberikan nilai fositif bagi  pemerintah daerah, karena  budaya-budaya asli Papua akan dapat dikenal secara umum dimasyarakat. Baik masyaralat lokal  maupun mereka yang datang sebagai wisatawan. (Yunus Paelo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *