Yuvinia: Peran Perempuan Penting Untuk Mencapai MDGs

JUBI — Ketua PKK Kabupaten Nabire, Ny. Yuvinia Douw Mote, mengatakan, peranan kaum perempuan sangat penting dan turut menentukan dalam mencapai Tujuan Pembangunan Millenium (Millenium Development Goals/MDGs).

“Untuk mencapai komitmen MDGs, perlu keterlibatan perempuan,” ujarnya saat ditemui JUBI di Nabire, Senin (31/5).

Indonesia bersama negara lain di dunia telah menyepakati target keseluruhan pencapaian MDGs pada tahun 2015. MDGs meliputi pemberantasan kemiskinan dan kelaparan, akses kesehatan dan pendidikan dasar, kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, keberlanjutan fungsi lingkungan hidup, serta solidaritas global.

Dikemukakan, Tujuan Pembangunan Millenium akan tercapai bila semua pihak khususnya perempuan terlibat dan memikirkan secara serius upaya membangun kepedulian dan solidaritas sosial serta dukungan publik untuk pencapaian komitmen MDGs di seluruh dunia.

Persoalan tersebut, kata Yuven, telah dibicarakan dalam Konferensi International Pan Pacific and South East Asia Women’s Association (PPSEAWA) selama lima hari (18-22/5) di Bali, Denpasar. “Saat konferensi, hal yang dibicarakan intinya tentang pentingnya keterlibatan organisasi perempuan dan perempuan secara pribadi dalam upaya membangun kepedulian dan solidaritas sosial serta dukungan publik untuk pencapaian komitmen MDGs,” jelasnya.

Untuk itu, Ibu Bupati Nabire mengajak semua organisasi perempuan dan perempuan secara pribadi ikut terlibat dalam mendorong tujuan pembangunan MDGs. “Perempuan harus terlibat aktif tidak hanya dalam kampanye, tapi juga aksi nyata di daerah ini,” ucapnya.

Hasil keputusan bersama pada Konferensi Internasional Asosiasi Perempuan Pasifik dan Asia Selatan yang dihadiri 225 peserta dari 16 negara itu akan disosialisasikan ke semua organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Nabire. “Kita akan sosialisasikan dalam waktu dekat, cuma jadual sosialisasinya belum ditentukan karena panitia belum mengirim data lengkapnya,” imbuh Mote.

Peserta konferensi juga memilih Dr. Viopapa Annandale sebagai President of PPSEAWA International dan Prof. Nani Soedarsono sebagai President of PPSEAWA Indonesia.

Konferensi berikutnya, tahun 2013, akan diselenggarakan di Fiji. Konferensi ini biasanya diselenggarakan 3 tahun sekali. Sebelumnya digelar di New Zealand. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *