FOKER BEM Papua Dukung Keputusan MRP di Terapkan

JUBI — Forum Kerja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Papua menyatakan dukungannya terhadap keputusan Majelis Rakyat Papua (MRP) diterapkan secara penuh di Tanah Papua.

Foker BEM Papua merupakan gabungan BEM dari berbagai Perguruan Tinggi yang ada di Kota Jayapura.

“Kami mendukung keputusan itu, sebab apa yang di buat oleh MRP sebagai lembaga kultur orang Papua adalah penjelmaan dari aspirasi masyarakat asli Papua,” kata Ketua Senat Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Al – Fatah Jayapura, Abdul Muis Iba, kepada pers di Waena, Selasa (1/6).

Selama ini pembangunan belum berpihak pada orang asli Papua, katanya, sebab walaupun Otonomi Khusus (Otsus) sudah berjalan hampir 9 tahun lebih, namun masih saja banyak masalah yang belum terselesaikan.

“Kami (Foker BEM Papua) sepakat akan terus mendorong keputusan ini,” tegas Adbul Iba.

Sementara itu, Presiden Mahasiswa (Presma) STIE Port Numbay, Bernard Pahabol, meminta agar Pemerintah Pusat bisa menghargai aspirasi dan hak-hak dasar masyarakat Papua saat ini.

Pahabol menyarankan agar pihak-pihak yang menolak SK MRP jangan mengatasnamakan rakyat Papua atau organisasi mahasiswa dan pemuda.

“Kami berharap ada kemauan politik yang kuat dari Jakarta untuk menjawab keputusan MRP menjadi Peraturan Pemerintah (PP), sehingga bisa menjadi acuan yang pasti dalam proses Pemilukada di Tanah Papua,” harapnya.

SK MRP berisikan sejumlah putusan menyangkut jabatan kepala daerah di Papua harus orang asli Papua. (Eveerth Joumilena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *