Sekolah YPPK Agats Minim Dana

JUBI — Pembangunan fasilitas gedung sekolah Menengah Atas Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (SMA YPPK) Yan Smit Agats, Asmat, Papua minim dana.
 
“Meski fasilitas minim, demi masa depan generasi Asmat, kita tetap akan berjuang,” kata Uskup Keuskupan Agats, Mgr. Allowisius Murwito,Ofm, Selasa.
 
SMA Katolik itu diresmikan oleh Keuskupan Agats 2009 kemarin. Jumlah siswa yang terdaftar di kelas X sebanyak 39 orang. Terdiri dari Kelas X-A dan Kelas X-B. Untuk angkatan ke-2, pendaftarannya bulan Juli mendatang.
 
“Sementara ini fasilitas yang digunakan adalah 4 ruang kelas, ditambah dengan ruang Tata usaha, 1 ruang guru dan 1 ruang kepala sekolah,” terangnya.

Ke-4 ruang itu masing-masing 2 ruang kelas XA dan XB, 1 ruang laboratorium komputer, dan 1 ruang serba guna. “Rencana pembangunan gedung sekolah dan fasilitas sekolah ini tergantung pada bantuan dana,” kata Uskup. Jika ada donator maka pembanguan itu gedung itu bisa dikerjakan lebih lancar, tambahnya.
 
Kata Uskup Agats, selama ini sejumlah donatur dari dalam dan luar negeri telah ikut menyumbang. “4 kelas yang baru dibangun itu, satu keluarga donatur menanggung 1 ruang. Jadi ada 4 keluarga yang telah menyumbangkan pembangunan ruang belajar,” ucapnya.

Dikatakan Uskup Murwito, sekolah itu tidak ada pemasukan. Lebih banyak diharapkan dari sumbangan sukarela. “Di masa mendatang, sekolah itu akan mengeluarkan dana lebih banyak, ketimbang pemasukan,” ujarnya.

Di Kota Agats (Asmat), Komisi Pendidikan Katolik Yan Smit mengurusi SD YPPK Salib Suci Agats dan SMP YPPK St Yohanes pemandi Agats. Sedangkan tingkat SMA-nya sedang dibangun yaitu SMA YPPK Yan Smit Agats. (Willem Bobi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *