Pemasangan Lampu Pendaratan Pesawat Masih Terkendala Batas-Batas Tanah

JUBI — Pelaksanaan pemagaran lahan milik Bandar Udara Mopah Merauke yang akan dipasang lampu pendaratan pesawat, masih terdapat kendala. Pasalnya, masih ada sebagian masyarakat yang melewati batas-batas yang telah ditentukan. Padahal, pemasangan lampu pendaratan pesawat dengan ukuran luas 900×60 meter itu, sangat penting untuk keselamatan penerbangan.

Kepala Bandar Udara Mopah Merauke, Herson, kepada sejumlah media, Sabtu (26/6) mengatakan, pihaknya telah melaksanakan pembuatan pagar, dan direncanakan akan selesai Desember mendatang.

“Pemagaran tidak untuk seluruhnya, namun hanya sebagian. Sementara ini tengah dilakukan pemagaran pada kawasan yang tidak bermasalah terlebih dahulu,” terang Herson.

Dalam pelaksanaan pemagaran, Herson mengatakan, belum terjadi pro kontra di masyarakat, lantaran sudah diberikan pemahaman terlebih dahulu. Kendati demikian, pemagaran akan mengenai sebagian pasar darurat.

“Memang ada beberapa bangunan yang masuk di dalamnya, seperti rumah-rumah dinas Pemda akan bekerjasama dengan Pemda untuk memindahkan rumah-rumah dinas tersebut,” jelasnya.

Sedangkan untuk pemasangan lampu, Herson menjelaskan sebenarnya akan diusulkan tahun ini. Karena masih terjadi permasalahan di lapangan yang belum selesai, maka pihaknya memperkirakan pemasangan lampu akan dilaksanakan tahun depan. (Indri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *