Yumame: Pendidikan dan Kesehatan Masih Jauh

JUBI — Keluhan atas rendahnya kualitas kesehatan dan pendidikan di Asmat masih sering dijumpai.

Kepala Distrik Suator, Martinus Jumame menilai, hingga saat ini, pelayanan kesehatan dan pendidikan jauh dari yang diharap. Misalnya di distrik Suator Kabupaten Asmat dimana bisa dijumpai warga yang menderita malaria dan diare.

“Sempat terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) bulan Februari (2009). Diantaranya, 20 balita meninggal dunia,” ungkapnya, Sabtu. Dengan adanya masalah ini, kata dia, para petugas medis di puskesmas harus secara rutin melakukan Puskesmas Keliling atau Pusling.

Sementara seputar pelayanan pendidikan, kata Kepala distrik, juga masih rendah. Dari 11 sekolah yang beroperasi, 3 diantaranya mandek. “Kemarinkan terbukti, waktu ujian nasional banyak anak didik yang tidak lulus ujian,” imbuhnya.

Selaku kepala distrik, ia sudah melapor kepada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Asmat, namun katanya, belum ada tanggapan.

“Kita lihat saja, apakah pendidikan akan semakin baik atau tidak, itu urusan dinas pendidikan, tugas saya hanya melapor ke intansi terkait,” paparnya. (Willem Bobi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *