Edisi 64

Sengketa Batas Sulit Dihindari

Pembangunan Pelabuhan Samudera di Depapre sejak awal telah disepakati antar klen agar tidak lagi diperdebatkan, apalagi menimbulkan sengketa antar klen. Bahkan pemerintah Kabupaten Jayapura menyadari betapa pentingnya pengelolan sengketa agar tidak berlarut-larut. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan melakukan pemetaan partisipatif tanah-tanah adat pada tiga Kampung Maribu, Wauna dan Tablanusu.
Setelah pemetaaan partisipatif bersama masyarakat adat berlangsung dan tentunya akan lahir sebuah peta klen yang menyepakati dan saling mengakui antar klen. Celakanya jika pemetaan partisipatif itu dilakukan sesuai pesan sponsor dan tidak memberikan ruang bagi masyarakat adat untuk mengeluarkan pendapat mereka, maka petaka akan datang tanpa disadari oleh masing-masing pihak termasuk pelaksana pemetaan partisipatif.
Apalagi tujuan pemetaan partisipatif itu adalah untuk membangun pemahaman bersama tentang peran dan posisi masing-masing suku, marga dan klen. Karena itu, dalam melaksanakan pemetaan partisipatif harus ada keterbukaan dan saling memahami. Pasalnya jika tidak transparan dan informasi tersumbat akan menimbulkan sengketa batas-batas tanah adat yang selamanya tak akan pernah selesai-selesai. Sengketa batas bukan pula monopoli  klen di kampung tapi sudah merembet ke wilayah pemerintahan antar kabupaten.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *