Kembali Diteror, Pilih ‘Ngungsi’ ke Polres

JUBI — Tak puas mengirim berjubel SMS (pesan singkat) bernada ancaman kepada wartawati di Merauke, Sabtu (31/7) malam sekitar pukul 18.20 Wit, peneror tak dikenal kembali dengan aksi barunya, yakni mengirim surat kaleng yang berbau ancaman dan dibubuhi darah.

Berdasarkan kronologis yang diceritakan Kapolres Merauke AKBP Djoko Prihadi, wartawati tersebut menerima surat kaleng tepatnya di teras depan rumahnya. Saat itu, Lala, sehabis melakukan sholat magrib, hendak memasukkan sepeda motornya ke dalam rumah. Namun tiba-tiba, ia melihat adanya sebuah kertas yang diletakkan di atas teras. Karena penasaran, Lala langsung membuka kertas itu, dan sontak dirinya terkejut ketika membaca isi surat yang dibubuhi darah.

“Langsung dia menelpon pihak kepolisian (Polres Merauke) dan dua anggota Buser Polres Merauke pun tiba di TKP”.

Karena merasa tidak nyaman, Sabtu malam itu, Lala dievakusi ke Polres Merauke untuk mendapat perlidungan.

Lala sendiri tak tahu siapa oknum yang mengirim surat kaleng tersebut, namun jika  ditelaah lagi dari esensinya, surat itu tidak jauh berbeda dengan isi ancaman dalam sejumlah SMS teror sebelumnya.

“Kalau saya lihat dari isinya, sepertinya tidak jauh beda dengan peneror via SMS yang kemarin-kemarinnya. Tapi, biarlah saya serahkan semua kepada polisi untuk mengungkap pelakunya,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Merauke mengatakan kasus ini akan di proses serta disinkronkan dengan sejumlah SMS teror yang pernah diterima oleh Lala. (Citoz) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *