Kurangnya Pendidikan Dalam Keluarga Picu Kasus Trafficking

JUBI — Koordinator Divisi Pengembangan Kapasitas Mitra dari Lembaga Pengkajian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Papua, Joe Luis mengatakan salah satu faktor pemicu kasus trafficking adalah kurangnya pendidikan dalam keluarga.

Dikatakannya, keluarga sebagai lembaga pendidikan terkecil hendaknya lebih konsen mendidik anak terutama memasuki usia remaja. Kasus trafficking, kata dia, terjadi karena dipicu oleh faktor ekonomi, juga karena minimnnya perhatian dan didikan orang tua.

“Saya pikir kasus trafficking yang dialami oleh sejumlah korban  di Papua disebabkan karena kurangnya didikan dalam keluarga selain dipicu oleh masalah ekonomi,” ujarnya, Senin (30/8).

Jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak berdasarkan data pengaduan kasus kekerasan yang masuk ke Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Papua (P2TPA)  tahun 2006 sebanyak 15 kasus. Pada tahun 2007 ada sebanyak 46 kasus kekerasan dan tahun 2008 sebanyak 43 kasus. (Karolus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *