MK Gelar Pemeriksaan Pemilukada Asmat dan Merauke

JUBI — Pemeriksaan perkara atas perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pemilukada tahun 2010) Kabupaten Asmat maupun Kabupaten Merauke direncanakan akan digelar esok, Selasa (31/8) di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta.

Demikian dijadwalkan MK melalui situs resminya www.mahkamakonstitusi.com, Senin (30/8).

Selain Asmat dan Merauke, pada Selasa esok juga akan digelar sidang perselisihan Pemilukada tahun 2010 dari kabupaten dan kota di Indonesia. Seperti Kabupaten Mamuju (pleno pengucapan putusan), Kabupaten Sumenep (sidang Jawaban Termohon, Keterangan Pihak Terkait, dan Pembuktian II), Kabupaten Halmahera Utara (dengan panel persidangan Jawaban atas Termohon, Keterangan Pihak Terkait, dan Pembuktian II) dan masih ada lagi persidangan lainnya, sebanyak 15 sidang.

Khusus perselisihan pemilukada dari Provinsi Papua, tercantum hanya baru 2 kasus yaitu Pemilukada Asmat dan Pemilukada Merauke tahun 2010. Dilaporkan keduanya masih pada tahap persidangan I atau panel pemeriksaan perkara.

“Jumat kemarin kami sudah registrasi, tinggal naik sidang pada Selasa besok,” jelas pemohon gugatan Pemilukada Asmat, Tarsis Sarkol ketika dihubungi JUBI, Senin.

Registrasi permohonan sidang Perselisihan Kabupaten Asmat dilakukan pada hari Jumat (27/8) pagi sekitar pukul 09.00 (WIB) kemarin. Dengan nomor registrasi 156/PHPU.D-VIII/2010.

Sedangkan pada hari dan tanggal yang sama juga terdaftar nomor registrasi 157/PHPU.D-VIII/2010 dengan pokok perkara perselisihan Pemilukada Kabupaten Merauke. Keduanya memiliki pokok perkara yang sama.

MK menyebutkan nama pemohon Pemilukada Asmat maupun Merauke masing-masing, pemohon Pemilukada Asmat atas nama Thomas Eppe Safanpo dan Sefnath Meokbun dengan Kuasa Hukum Guntur Ohiwutun, S.H. serta John Richard, S.H.

Sedangkan pemohon Persidangan perselisihan Pemilukada Merauke terdiri dari beberapa orang, diantaranya Pemohon (1) Frederikus Gebze dan Waryanto (calon pasangan nomor urut 1), pemohon (2) Laurensius Gebze dan H. Acnan Rosyadi (pasangan calon Bupati nomor urut 2) dan pemohon (3) Daniel Walinaulik -Omah Laduani Ladamay (pasangan calon nomor urut 3), dikuasakan kepada Dr. Bambang Widjojanto, S.H., M.H., dkk. (Willem Bobi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *