Warga Kampung Yoka Minta Status USTJ Jelas

JUBI — Masyarakat adat Kampung Yoka, Kelurahan Yabansai, Distrik Hedam, Kota Jayapura meminta agar status kampus dan perumahan dosen di Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) harus jelas.

”Kami hanya minta agar status kampus ini jelas karena kampus ini dan perumahan dosennya berdiri di atas tanah adat,” kata Albert Tukayo, koordinator aksi, Selasa (31/8).

Kampus yang terletak di jalan raya Padang Bulan Abepura, Jayapura ini ternyata masih punya ”utang” dengan masyarakat adat kampung Yoka.

Konon menurut Albert, selama 12 tahun pihak pengelola kampus USTJ belum membayar ganti rugi atas tanah kepada masyarakat adat. Karena itu, warga minta agar bisa bertatap muka dengan ketua yayasan dan rektor USTJ.

”Kami mau tagih janji, karena itu kami datang. Bila janji mereka tidak dipenuhi kami akan memboikot aktivitas kampus selama tiga hari ke depan. Karena itu, ketua yayasan harus datang dan dengar suara kami,” lanjut Abert.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak kampus karena Rektor USTJ, Ali Kastela tidak berada di tempat. (Timo Marten)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *