Kandidat dan Tim Sukses Silang Pendapat Soal DPT

JUBI — Pertemuan antara  Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama empat kandidat calon bupati Merauke di ruang pertemuan Kantor KPU, Rabu (29/9), berjalan alot. Silang pendapat mewarnai pertemuan tersebut karena para kandidat mempertahankan argumentasi masing-masing, terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang akan dimutakhirkan kembali.

Kandidat Calon Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengungkapkan, pemutakhiran kembali data oleh KPU adalah dengan melihat serta mencermati kembali nama-nama yang sudah meninggal dunia dan belum mencapai umur dalam DPT yang digunakan pada Pemilukada tanggal 9 Agustus 2010 lalu. Selanjutnya dimanfaatkan pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sepuluh distrik. Tidak perlu lagi memasukan nama pemilih baru untuk ikut PSU.

Mendengar argumentasi Romanus, salah seorang Tim Sukses dari Pasangan Daniel Walinaulik-Omah Ladamay, Frengky, mengatakan, “saya tidak sependapat dengan apa yang disampaikan Pak Romanus. Kita harus ingat bahwa pemutakhiran yang dilakukan adalah termasuk mendata kembali mereka yang belum memilih. Karena itu yang menjadi persoalan setelah disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu,” tegasnya.

Setelah melihat suasana yang agak panas, Ketua KPU Kabupaten Merauke, Eligius Gebze mengambil jalan tengah dengan memberikan suatu pandangan.

“Saya tawarkan agar mereka yang belum masuk dalam DPT untuk memilih tanggal 9 Agustus 2010 lalu, bisa dimasukan kembali. Tetapi harus dilengkapi dengan Kartu Keluarga dan juga Kartu Tanda Penduduk. Hal itu untuk menghindari adanya mobilisasi massa dari distrik dan kampung lain,” kata Eligius meredakan saling beda pendapat. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *