Pemkab Merauke Diminta Tidak Tutup Mata

JUBI — Aksi penggalian pasir secara liar di sejumlah tempat di Merauke sudah sangat memprihatinkan. Jika tidak dilakukan operasi untuk pencegahan, akan berdampak besar terhadap abrasi di kemudian hari.

Ketua KNPI Distrik Kota Merauke, Tito Kapiza  yang ditemui Jumat (1/10) menegaskan, sepertinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke sudah menutup mata dan tidak melihat secara jeli akan aksi penggalian pasir yang masih terus dilakukan. “Saya tidak mengerti apa peran serta tugas dan tanggungjawab dari satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kabupaten Merauke. Apa yang sudah mereka kerjakan selama ini,” tegasnya.

Jika ada pernyataan bahwa mereka telah melakukan operasi penggalian pasir secara rutin, mengapa sehingga kegiatan masih tetap berjalan? Apakah ada oknum petugas yang sudah bermain kucing-kucingan dengan masyarakat atau pengusaha yang membeli pasir dari warga? “Terus terang, saya berani bersuara karena melihat kondisi pantai sudah sangat memprihatinkan,” katanya.

Menyangkut faktor ekonomi keluarga sehingga masyarakat melakukan aktivitas penggalian pasir, Toto mengungkapkan, alasan tersebut terlalu mengada-ada. Masih ada pekerjaan lain yang bisa dilakukan untuk bisa memberikan pendapatan untuk membeli beras atau memenuhi kebutuhan lain.

Kuncinya juga kembali kepada pemerintah setempat. Jika masyarakat diberikan modal usaha, mereka akan menekuni usaha lain dan tidak akan melakukan aktivitas penggalian pasir secara terus menerus. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *