Perusahaan Sawit Tak Perhatikan Kesehatan Karyawan

JUBI — Piet Jikwa, Karyawan Tetap (KT) Perusahaan PT. Sinar Kencana Inti Perkasa (Sinar Mas Grup) di Distrik Kaureh, Lereh Juk, Kabupaten Jayapura mengaku, pihak perusahaan tidak selalu memberi layanan kesehatan kepada karyawan dengan baik. Perusahaan terus memaksa karyawan bekerja walaupun sakit.

“Kita terus kerja walau sakit, kalau tidak masuk, lewat dari dua hari perusahaan langsung panggil dan pecat,” katanya, Jumat malam (1/10).

Jikwa mengungkapkan, karyawan juga tidak diijinkan untuk beristirahat dirumah. Pengadaan obat-obatan di Puskesmas terbatas. “Tak hanya itu, peralatan medis minim. Kondisi ini membuat masyarakat dan karyawan sulit mendapat pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menuturkan, manajer, mandor dan asisten hanya menyediakan obat bagi mereka dan keluarga dekat. “Mereka tidak menyediakan obat dan peralatan medis bagi masyarakat umum. Perusahaan hanya beli obat untuk mereka saja.”

PT. Sinar Mas Inti Perkasa (Sinar Mas Grup) beroperasi di Kaureh sejak tahun 1996. Perusahaan ini menguasai lahan kurang lebih 17.000 hektar untuk perkebunan kelapa sawit. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *