Janji Gubernur Papua Soal Pasar Mama Papua “Masih Kabur”

JUBI — Solidaritas Pedagang Asli Papua (SOLPAP) menilai, Gubernur Papua, Barnabas Suebu tidak punya hati nurani dan moral yang baik dalam memenuhi janjinya yang disampaikan kepada rakyat, khusus pada pembangunan pasar mama – mama pedagang asli Papua, sebab hingga kini belum jelas atau “masih kabur” kemana realisasinya.

Koordinator lapangan SOLPAP, Robert Djitmau mengatakan pihaknya bosan dengan janji yang disampikan Pemerintah Provinsi Papua yakni akan membangun pasar. “Kami sudah bosan dengan janji yang disampaikan. Gubernur tidak punya hati nurani dan moral ka ?,” tanya Djitmau saat di konfirmasi JUBI, Sabtu (30/10).

Djitmau mengungkapkan, seharusnya janji yang disampaikan harus ditindak lanjuti. Jika tidak, maka rakyat akan terus menuntut pemerintah. “Kalau janji-janji yang disampaikan tidak dipenuhi maka jelas rakyat akan terus menuntut.”

Sebelumnya, Koordinator Umum SOLPAP, Br. Rudolf Kambayong mengutip pernyataan  Sekteraris Daerah (Sekda) Provinsi Papua di Jayapura, Costant Karma, dimana telah berjanji akan bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) menemui Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Jakarta. Pertemuan tersebut guna membicarakan pelepasan lahan Perum Damri Jayapura.

Namun, lanjut dia, disayangkan ketika Dewan berada di Jakarta dan hendak bersama Sekda dan jajaran Pemerintah Provinsi tak berada di tempat. Akhirnya, rencana pertemuan dengan Mentri BUMN tidak terlaksana. “Kami sangat sesali tindakan pemerintah seperti ini. Padahal mereka sudah janji akan berupaya untuk meloby lokasi,” ujar Kambayong.

Padagang pribumi bersama Solidaritas Pedagang Asli Papua memperjuangkan pembangungan pasar khusus sejak tahun 2004 silam. Namun, hingga kini pasar yang diinginkan belum terealisasi. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *