Pencairan Dana Hibah KPUD di Papua Bermasalah

JUBI  — Pencairan dana hibah kepada  KPUD Kabupaten/kota di tanah Papua, hingga kini tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri tentang Dana Hibah KPU.

Ketua KPU Papua, Benny Sweny, menegaskan persoalan pencairan dana hibah memang menjadi persoalan utama yang dihadapi KPU di Kabupaten/Kota di tanah Papua hingga kini.

“Karena tidak berjalan sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 Tahun 2009 tentang dana hibah bagi KPU tiap daerah di Papua,” ujar Benny Sweny, Minggu (31/10)

“Pecairan dana tidak sesuai dengan Permendagri serta kepentingan kepala daerah maupun incumbent sangat kental dalam hal pencairan dana hibah, sehingga pemilukada yang tadinya bisa berjalan dengan baik akhirnya mulai rusak,” tuturnya.
.
Dirinya berharap paket undang-undang politik yang sedang di kerjakan di pusat bisa mengakomodir hal ini lebih dipertegas, sehingga jalannya demokrasi tidak tercoreng dengan hal seperti ini.

“Mari kita menghargai aturan yang ada, bukan membuat aturan sendiri yang merusak demokrasi,” tandasnya

Hal ini diakui  Anggota KPU Kota Jayapura, Beatrix Wanane, terkait pencairan
dana hibah yang diterima KPU Kota Jayapura dari Pemerintah Kota Jayapura tidak lagi mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 57 Tahun 2009.

“Padahal aturan menyebutkan bahwa  pencairan dana hibah KPU dilakukan dalam dua tahap dan pertanggungjawabannya dilakukan sekaligus setelah pelaksanaan Tahapan Pemilukada,” ujar Beatrix Wanane, di Jayapura.

Wanane menyesalkan bila setiap tahapan, terpaksa pihaknya harus mengajukan kebutuhan anggaran ke Pemerintah Kota Jayapura dan disertai dengan Pertanggungjawaban.

“Ini sudah diluar aturan dan independensi KPU sebagai penyelenggara pemilukada tergangu,” nilainya.

Dia menjelaskan tidak sesuai aturan Karena Pemerintah Kota Jayapura telah melakukan pencairan dana yang ada hingga mencapai lima tahapan.

“Pemilukada merupakan agenda yang menjadi prioritas dan seharusnya sudah dialokasikan sedini mungkin,” ucapnya. (Marten)

.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *