MRP Akui Tidak Mampu Menolong Rakyat Papua

JUBI —  Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Agus Alue Alua, mengakui perjuangan yang dilakukan lewat lembaga kultur orang asli Papua yang di pimpinnya belum mampu menolong dan menjawab aspirasi masyarakat.

“Hal ini terbukti dengan adanya penolakan Otonomi Khusus (Otsus) oleh rakyat Papua, namun hingga kini belum ada realisasi,” ujar Agus Alua, saat perayaan ulang tahun MRP ke – V, di Kotaraja, Senin (1/11).

Ia menambahkan  selain MRP tak bisa menolong orang asli Papua, juga dengan Gubernur Papua, sebab pemerintah daerah juga tidak mampu menjawab aspirasi tersebut. “Gubernur tidak bisa bilang sudah tolong Papua demikian juga dengan MRP. Dua lembaga ini dinilai tak mampu,” nilainya.

Dia mengakui sampai saat ini aspirasi realisasi penolakan otonomi khusus ke Pemerintah  tidak dilakukan.

“Pemerintah Daerah terkesan berdiam diri membiarkan masalah ini terus menimpa warga, walaupun MRP yang ikut memperjuangkannya dituding salah oleh pemerintah pusat,” tuturnya.

Alua mengakui pihaknya setiap berjuang untuk mengangkat aspirasi masyarakat dan apa yang diajukan maka kami selalu dituduh melanggar hukum dan bekerja diluar aturan. “Upaya menolong orang Papua harus dilakukan semua pihak,” ajaknya.

Majelis Rakyat Papua adalah lembaga kultur yang dibentuk oleh pemerintah pusat berdasarkan undang-undang otonomi khusus. Lembaga ini bertujuan untuk memperjuangkan dan mengangkat aspirasi masyarakat.

“Akan tetapi kondisi yang terjadi justru lembaga ini masih lemah dan dibatasi dengan aturan,” tanfdasnya. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *