SONABPO Menilai Amerika Mencaplok SDM Papua

JUBI — Solidaritas Nasional Bangsa Papua untuk Obama (SONABPO) menilai, selama ini Amerika telah mencaplok sumber daya alam Papua seperti PT. Freeport Indonesia adalah bukti pencapolokan orang asli dan sumber daya alamnya.

Demikian disampaikan Ketua Front Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera), Selpius Bobii,  kepada wartawan di Abepura, Senin (1/11). Menurutnya, SONABPO akan mengajukan tuntutan tesebut ke pemerintah saat kedatangan Obama nantinya ke Indonesia.

“Kami akan duduki Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua. Tak hanya itu, sejumlah tuntutan lain akan disampaikan dalam kegiatan berbeda.” SONABPO berencana menduduki Kantor Dewan pada 8 hingga 10 November mendatang.  

“Selain aksi, kami juga akan buat kegiatan yang berkaitan dengan tuntutan atas pecaplokan Amerika kepada SDM  dan SDA di tanah Papua,” tuturnya.

Inti dari tuntutan yang disampaikan, kata dia,  yakni meminta kepada Amerika Serikat dan Perserikatan Bangsa-Bangsa agar bertindak atas penghancuran kekayaan sumber daya alam Papua yang sudah dirusak.

Solidaritas Nasional Bangsa Papua untuk Obama terdiri dari semua komponen bangsa dan sejumlah organisasi kemasyarakatan. Dalam aksi nantinya OKP dan komponen yang tergabung akan menyampaikan aspirasinya. “Kami Front Pepera hanya sebagai fasilitator,” ujarnya.

Dia menjelaskan aksi tersebut juga menyambut kedatangan Presiden Amerika Serikat, Barack Husein Obama berencana berkunjung ke Indonesia pada 9 November mendatang. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *