Forkorus:Penembakan Nafri Langgar HAM

JUBI — Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Forkorus Yamboisembut menyebutkan, penembakan terhadap warga sipil di yang Nafri beberapa waktu lalu  masuk dalam kategori pelanggaran HAM. Karena itu dia meminta agar motif penembakan tersebut harus diusut tuntas, termasuk meneliti senjata yang digunakan pelaku.

“Pelakunya perlu ditelusuri.  Seandainya TNI yang melakukan, proses persidangan tidak boleh menggunakan  hukum militer tapi bawa di peradilan umum. Tetapi, jika masyarakat sipil pelaku penembakan maka harus diusut asal senjata yang digunakan mereka,” ujar Forkorus saat dimintai kometarnya, Rabu (1/12).

Dia mengatakan, untuk lebih netral dalam pengungkapan  kasus Nafri, perlu melibatkan Komnas HAM. Selain meminta keterlibatan Komnas HAM, dilain sisi ia juga meragukan nyali komnas HAM Papua. Dia mengatakan,  selama ini lembaga nasional itu takut mengungkap sejumlah kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Papua.

Keraguan yang sama ia juga alamatkan kepada polisi. Dia meminta Polisi harus jujur dalam penyelidikan kasus Nafri. “Polisi harus jujur mengusut tuntas tragedi yang menelan empat korban itu.”  (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *