Inhwar: Cukup Sampai di Saya

JUBI – Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) terus dihantui stigma dan diskriminasi yang seolah tiada berakhir. Kepercayaan diri jadi berkurang saat mengetahui bahwa terinfeksi

Sipora Inhwar (27), salah satu peserta dalam Kegiatan Bagi-bagi Bunga kepada Masyarakat Papua yang dilaksanakan FOKER LSM Papua merasa Tanggal 1 Desember kali ini sangat bermakna. “HIV cukup sampai di diri saya dan orang lain tidak perlu merasakan,” tutur Inhwar dalam wawancara dengan JUBI (01/12)

Diskriminasi yang dialami ODHA selama ini menjadi beban mental tersendiri bagi Sipora Inhwar, salah salah satu ODHA. “Jangan ada lagi diskriminasi terhadap ODHA atau orang yang terinfeksi karena kami memiliki hak hidup sama seperti manusia yang lain,” ujar Inhwar lagi.

Dunia seakan runtuh saat seseorang mengetahui bahwa dirinya tertular penyakit mematikan ini tetapi bagi Inhwar, ini adalah awal dari kehidupan. Ia terus memberi semangat kepada teman-temannya. “Untuk teman-teman yang senasib dengan saya, HIV bukan akhir tetapi awal dari kehidupan itu sendiri. Teman-teman harus punya semangat untuk tetap bertahan hidup dengan meminum ARV dan juga menjaga kesehatan dengan baik,” urai nya diakhir wawancara. (Aprila Wayar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *