Hutabarat: Lapangan Kendala Utama Pemain Papua

JUBI — Direktur klub Cenderawasih FC, Moses Hutabarat, menilai skill dan kemampuan pemain-pemain Papua dalam mengolah kulit bundar (baca : bola kaki) tak diragukan lagi. Namun potensi yang ada ini mengalami hambatan karena tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai.

“Sangat disayangkan, untuk daerah yang memiliki tanah sedemikian luas, pemain bertalenta sedemikian banyak, namun tidak memiliki lapangan yang memadai untuk digunakan berlatih dan bermain,” kata Hutabarat kepada JUBI, Kamis, (30/12) di Jayapura.

Menurutnya,  salah satu sarana utama untuk mengembangkan sepakbola adalah lapangan. Karena dengan adanya fasilitas yang memadai, maka seorang pemain bisa mengeluarkan semua kemampuan terbaiknya tanpa ada rasa takut akan mengalami cedera.

“Saya melihat lapangan yang ada di Jayapura sangat memprihatinkan. Rumput lapangan memang sudah lumayan baik, namun  lapangan tidak rata dan berlubang disana-sini,” ujaranya.

Dikatakan Moses Hutabarat, dengan kondisi lapangan yang seperti ini tentu sangat mencemaskan karena potensi cedera yang akan dialami pemain saat bermain atau berlatih sangat besar.

Hal serupa juga pernah diungkapkan Manager tim pencari bakat pemain muda wilayah Asia, Fandi Achmad beberapa waktu lalu, yang menilai selama ini talenta-talenta pemain Papua selalu terkendala fasilitas. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *