Pasar Sementara Pedagang Papua Belum Berfungsi

JUBI — Pasar sementara yang dibangun oleh pemerintah Provinsi Papua bagi pedagang asli Papua tak difungsikan, sebab hingga kini pasar tersebut dibiarkan kosong begitu saja tanpa ada barang dagangan.

“Mama-mama pedagang tidak mau jualan dimeja yang sudah dibangun pemerintah dalam pasar. Alasannya, meja terlalu tinggi,” kata koordinator Solidaritas Pedagang Asli Papua, Roberth Djitmau, saat menghubungi JUBI, Kamis (30/12).

Tak hanya itu, lanjut Djitmau, fasilitas lain dalam pasar seperti toilet, tempat sampah dan lampu juga belum disediakan. “Belum ada lampu yang dipasang dalam pasar jadi kalau sudah malam pasar gelap gulita,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan tersebut sudah disampaikan ke pemerintah provinsi Papua. Namun, mereka (Pemprov) menyarankan agar disampaikan ke pemerintah kota Jayapura. Lantaran pengelolaan hingga tanggung jawab pasar ini sudah diserahkan kepada pemerintah kota.

Dia berharap, ada perhatian dari pemerintah kota. Fasilitas yang kurang diharapkan dapat dilengkapi. “Mama-mama pedagang harap pemerintah selesaikan masalah ini setelah natal dan tahun baru, sebab kalau pemerintah tidak bereskan fasilitas yang kurang maka mama-mama pedagang tidak lagi berjualan dipasar itu,” pintanya.

Dia menambahkan, pedagang pribumi berencana kembali menggunakan pasar sementara pada tanggal 26 Januari 2011 mendatang jika pemerintah sudah melengkapi fasilitas yang kurang. “Mama-mama Papua bilang kalau fasilitas sudah dilengkapi baru mereka kembali jualan,” cetusnya.

Pasar sementara bagi pedagang asli Papua diresmikan oleh Gubernur Provinsi Papua, Barnabas Suebu pada Senin (20/12) lalu. Pasar tersebut diresmikan bersamaan dengan koperasi bagi pedagang Papua. (Musa Abubar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *