Bupati Larang Miras, Nabire Kondusif

JUBI — Larangan peredaran minuman keras (Miras) selama kegiatan ibadah Natal mulai 23 Desember 2010 sebagaimana dihimbau Bupati Nabire, ternyata cukup efektif. Sebab, saat ini situasi umum Kota Nabire aman, tak terlihat lagi keributan atau kasus lain akibat mengkonsumsi minuman beralkohol seperti lazim terjadi hari-hari sebelumnya.

Larangan tersebut mendapat dukungan dari DPRD dan Kapolres Nabire. “Kita amankan instruksi Bupati Nabire. Tentu ini demi kenyamanan daerah, apalagi sesama umat Kristen (Katolik dan Protestan, Red) sedang merayakan hari Natal,” ucap Kapolres Nabire, AKBP Mohammad Rois, Kamis (30/12).

Menurut Kapolres, hal ini sudah merupakan tugas pihaknya dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah ini. “Biasanya kita rutin razia sajam dan miras, termasuk kendaraan bermotor. Itu bagian dari tugas polisi,” katanya.

Ditanya JUBI secara terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Yuliana Titi Marey Worabay menyatakan mendukung larangan miras tersebut. Ia bahkan menegaskan, sub distributor, penjual miras dan semua pengelola tempat hiburan harus taat terhadap instruksi pimpinan daerah.

“Kalau toh ada orang tertentu kedapatan mabuk dan bikin masalah, kita langsung cek siapa penjualnya. Orang yang berani jual, kita giring ke ranah hukum dan ijin usahanya dicabut,” tegas perempuan asli Nabire ini.

Sebelumnya, Bupati Nabire, Isaias Douw menginstruksikan bahwa terhitung 23 Desember 2010, semua jenis minuman keras tidak lagi dipajang di pasaran. Peredaraan dan penjualan minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Nabire dibatasi selama umat Nasrani merayakan Natal.

Tidak hanya miras berlabel, Bupati juga mewanti-wanti warga tidak lagi menjual minuman lokal (Bobo). “Pokoknya semua, entah yang dari pabrik atau tradisional, dalam kemasan botol, kaleng ataupun jerigen. Semuanya tidak usah jual,” tegasnya.

“Sebelum masuk tahun baru, kita larang penjualan minuman keras. Ibadah Natal dan Tahun Baru di daerah ini jangan nodai dengan pesta miras. Saya tidak mau lihat ada orang mabuk lagi, Nabire dulu lain dengan masa kepemimpinan saya. Kita semua sepakat, mari jaga Nabire bersih dari miras,” ungkap Isaias. (Markus You)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *