Pangdam: Penyerangan Pos Diduga Ada Tujuan Tertentu

JUBI — Penyerangan Pos Perbatasan di Nasem hingga berhasil merebut sebuah pucuk senjata yang dilakukan oleh Klemen Basik-Basik dan Amandus Basik-Basik, diduga memiliki tujuan tersendiri. Selain itu,  ada kemungkinan oknum tertentu mengendalikan,  guna keinginannya tercapai membuat situasi di daerah itu tidak kondusif.

Demikian penjelasan Pangdam XVI Cenderawasih,  Erfi Triasunu kepada sejumlah wartawan di Pos Nasem, Selasa (1/2). “Saya tidak menuduh siapa-siapa yang kemungkinan  terlibat, tetapi perlu diingat bahwa kasus tersebut adalah kriminal murni,” ujar Pangdam.

Pangdam juga menjelaskan, tidak akan dilakukan penarikan terhadap anggota yang sedang melakukan pengamanan di Pos Nasem. Mereka tetap menjalankan tugas sebagaimana biasa  untuk mengantisipasi jangan sampai ada pelarian orang dari negara tetangga. “Jadi, kita juga harus bicara soal hakekat adanya gangguan baik dari dalam maupun luar,” katanya.

Pangdam menambahkan, kehadiranya di Pos Nasem, semata-mata melihat anggota yang sedang bertugas. “Wajar saja jika sebagai bapak, datang dan melihat anak-anak.  Bukan karena persoalan Nasem lalu saya kesini. Tugas saya adalah melihat kesiapan pasukan dalam menjalankan dan atau melaksanakan tugas pokok yang diamanatkan,” tandasnya. (ans)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *