Bank Papua Dinilai Enggan Bantu Pengusaha Lokal

JUBI — Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua hingga kini tidak mencairkan bantuannya untuk pengusaha lokal di Papua, yang semestinya mensuplai dana bagi putra-putri daerah untuk  berwiraswasta dalam meningkatkan kesejahteraan ekonominya.

Demikian dikatakan, ketua Kamar Adat Pengusaha (KAP) Papua, wilayah Nabire, Merry Yoweni saat dikonfirmasi JUBI, di Jayapura, Papua, Senin (28/2). Menurut Merry, sudah saatnya bank terkaya di Papua ini membantu penduduk lokal agar bisa bersaing dengan pengusaha lainnya dalam berwiraswasta.

Karena, kata dia, di era Otonomi Khusus (Otsus) ini masyarakat lokal sudah bisa hidup berkoperasi atau setidaknya bersaing di kancah ekonomi yang lebih modern. “Kami butuh pancing, bukan ikannya. Selama ini, bank Papua hanya mengumbar janji-janji manis,” katanya lagi.  “Kita berharap pemerintah memberi kemudahan untuk akses pada perbankan,” harap Merry.

Sebelumnya (11/1), Kepala Departemen UKM (Usaha Kecil Menengah) Bank Papua, Kusyanto mengatakan siap mendukung KAP Papua dalam bersaing di kancah global. “Kita bangun kerja sama, kami siap dukung. Namun kita harus berusaha untuk benar-benar mandiri. Kalau pihak bank di tingkat cabang tidak merespons silakan melapor kepada kami,” demikian kata Kusyanto, dalam sosialisasi bertajuk ‘Konsolidasi dan Sosialisasi KAP Papua United Nations Year of Corporatives 2012″ bersama KAP Papua, di Sentani, Jayapura, kala itu.  (Timo Marten)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *