Dennis Rumanov, Pahlawan CPFC Saat Menghadapi Persebaya 1927

JUBI — Keberhasilan Cenderawasih Papua FC menahan imbang tuan rumah Persebaya 1927, Minggu (27/2), di Stadion Tambak Sari Surabaya, pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) dinilai Direktur Klub Cenderawasih Papua, Moses Hutabarat tak lepas dari penampilan gemilang penjaga gawang, Dennis Rumanov.

“Satu poin yang kami dapat di kandang Persebaya adalah hasil yang sangat luar biasa. Ini semua tidak lepas dari peran Dennis Romanov yang berhasil menahan setiap gempuran lawan,” kata Moses Hutabarat, kepada JUBI, Senin (28/2).

Walau demikian menurutnya, peran pemain lain juga tak bisa diabaikan begitu saja, mereka selalu berjuang merebut bola dari lawan dan mengawal ketat pergerakan setiap pemain Persebaya 1927. “Meski sejak awal laga, kami sudah mendapat tekanan yang bertubi-tubi dari tuan rumah. Namun pemain tidak terpancing dan tetap kosentrasi pada posisinya masing-masing. Inilah kunci kesuksesan kami mencuri poin di kandang Persebaya,” ujarnya.

Pada laga Cenderawasih Papua FC vs Persebaya 1927 yang berkesudahan dengan skor 0-0. Dennis Rumanov memang layak disebut pahlawan bagi timnya. Tercatat ada 11 peluang gol tuan rumah berhasil digagalkan penjaga gawang asal Jerman itu. “Ini akan menjadi modal kami dipertandingan berikutnya. Apalagi kami akan tampil di kandang sendiri. Semoga hasil ini bisa menjadi motivasi bagi pemain,” ucap Moses Hutabarat.

Selain Dennis Rumanov, barisan belakang Cenderawasih Papua juga patut diacungi jempol. Meski tak diperkuat salah satu pilar asingnya dilini belakang, Daniel Wilkinson yang masih dibekap cedera. Namun kedisiplinan pemain belakang Cenderawasih Papua yang dikomandoi kapten tim, Yance Rumbino dalam mempreusser setiap pergerakan lawan saat memasuki daerah pertahanan, membuat Erol Iba Cs kesulitan mencari ruang untuk melepaskan tembakan kearah gawang.

Ini adalah poin ketiga yang didapat Cenderawasih Papua dimusim ini. Keberhasil menahan Persebaya 1927, juga merupakan keberhasilan kedua tim yang bejuluk ‘Burung Kuning itu di kandang lawan. Sebelumnya pasukan Uwe Ekenbreker itu, juga berhasil mencuri satu poin usai menahan imbang tuan rumah Jakarta 1928 dengan skor 2-2 beberapa waktu lalu. Cenderawasih Papua akan kembali bertandingan pada Sabtu (5/3), menghadapi Persibo Bojonegoro, di Stadion Mandala Jayapura. (Arjuna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *