Pemerintah Diminta Lebih Respek Terhadap Pimpinan Gereja Di Papua

JUBI — Ketua Eksekutif Nasional Penentuan Pendapat Rakyat (Eknas Pepera), Selpius Bobii meminta kepada Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat, agar lebih respek terhadap kebijakan Pimpinan Gereja di Papua, karena menurutnya Pimpinan Gereja di Papua sebagai penyuara keadilan dan kebenaran.

“Pimpinan Gereja sebagai pemerhati jalannya demokrasi di Papua sehingga perlu dihormati oleh badan birokrasi. Begitupun sebaliknya Pimpinan Gereja perlu menghargai setiap keputusan yang diambil pemerintah,” ujarnya, Senin (28/2) di Jayapura.

Pihaknya juga menghimbau Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat di Jakarta agar menaruh hormat terhadap kebijakan Pimpinan Gereja di Papua terkait komunike bersama Pimpinan Gereja di Papua pada tanggal 10 Januari 2010 untuk menghentikan pemilihan Majelis Rakyat Papua dan desakan jawab 11 rekomendasi Mubes MRP.

Bobii menilai, kebijakan Pimpinan Gereja tersebut sebagai bagian dari suara kebenaran dan keadilan dari Pimpinan Gereja yang perlu direspon secara baik Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Pusat di Jakarta. “Saya harap Pemerintah tidak apatis terhadap suara kebenaran dan keadilan yang didengungkan sejumlah Pimpinan Gereja di Papua.” Paparnya. (Karolus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *