Asmamta Dukung Program Pemerintah Bangun Rakyat Kecil

JUBI — Asosiasi Mahasiswa Mamberamo-Tami (Asmamta) bertekad mendukung program pemerintah Provinsi Papua membangun rakyat kecil seperti yang dilakukan selama ini.

Demikian kata Ketua Asmamta, Herman Oyaitouw, usai dirinya bersama BP. Asmamta dilantik oleh Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Asmamta, Demianus Kyeuw-Kyeuw, pada Kamis (30/3) malam, di aula balai diklat sosial di Kampkey Abepura.

“Kami bersyukur setelah dilantik, akan lansung berge3rak dengan proghram kerja yang ada, hanya akan dilakukan setelah adanya rapat kerja organisasi,” ujar Herman.

Prinsipnya, kata dia, pihaknya siap mendukung apa yang dikerjakan pemerintah untukk membangun ksejahteraan rakyat kecil, jadi kehadiran Asmamta bukan menjadi lawan pemerintah. “Sebab itu, pada tanggal 8 April kami akan melakuakn pembagian plastik sampah sepanjang pasar di Kota Sentani dan akan didukung oleh pemerintah provinsi Papua, untuk kebersihan lingkungan,” tuturnya.

Herman menegaskan bahwa yang lebih diprioritaskan adalah pendidikan baik formal maupun informal karena masalah pendidikan adalah dasar untuk mempercepat proses pembangunan di 4 Kabupaten dan 1 Kota yang ada di wilayah adat suku Mamta (Tabi) yakni Kabupaten/Kota Jayapura, Keerom, Sarmi dan Mamberamo Raya.

“Selain itu, penyiapan kader yang berkulaitas adalah salah satu visi/misi prioritasnya dalam menakhodai Asmamata, artinya dirinya akan berupaya keras untuk menyiapkan kader-kader organisasi yang handal dan siap pakai baik pada organisasi Birokrasi maupun politik,”jelasnya.

Herman Oyaitouw, yang juga mantan Ketua Himpunan Pemuda Pelajar mahasiswa Tanah Merah HPPM-TM) Kabupaten Jayapura, sebelumnya pada Kamis (24/2) dinyatakan sebagai pemenang
pemilihan Ketua Asmamata periode 2011/2014 setelah mendapat dukungan 74 mengungguli dua
rivalnya Lois Mebri yang memperoleh 33 suara dan Sony Narwa yang hanya memperoleh 13 suara.

Pria asal Kampung Kantumilena Distrik Yokari ini, mengatakan bahwa salah satu rekomendasi
yang dihasilkan dalam Kongres 2 yang menghantarkannya ke kursi nomor satu di Asmamata itu
adalah mendorong Pemerintah untuk mempercepat pemekaran calon Kabupaten Grimenawa dan Sarmi
Timur. “Serta mendorong pembangunan ruas jalan antara Jayapura-Mamberamo Raya,” paparnya.

Sementara itu, Ketua MPO Asmamta, Demianus Kyeuw-Kyeuw, berharap organisasi ini dapat
memberikan peran dan fungsi yang penting dalam rangka membangun kreaktifitas pemuda dan
pemuda harus bisa berkreasi untuk menjawab berbagai tantangan.

“Misalnya bagaimana pemuda merekomendasikan adanya kabupaten Sarmi Timur dan Grimenawa,
kemudian mendorong adanya Provinsi Tabi, maka ide-ide tersebut perlu dikaji lebih baik
lagi,” sarannya. (Eveerth Joumilena)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *