Dana Otsus Papua Diminta Diawasi Ketat

JUBI — Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Papua Anti Korupsi (APMPAK)  meminta Badan Pemeriksa dan Pengawasan Keuangan Provinsi Papua (BPPKP)  mengawasi secara ketat setiap pencairanan dana Otus di Papua. Hal tersebut untuk mendukung pemahaman masyarakat Papua terkait penggunaan dana Otsus secara proporsional.
“Itulah sebabnya kami minta pihak berwenang seperti Badan Pemeriksa dan Pengawasan Keuanagan Provinsi Papua untuk memantau setiap pencairan dana Otus di Papua,” ujar Kaleb Van den Berg Woisiri, Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Papua Anti Korupsi, Kamis (31/3) di Jayapura.

Menurutnya, wacana kegagalan Otsus di Papua, salah satunya disebabkan karena tidak ada evaluasi khusus alokasi dana Otsus di berbagai sektor. Misalnya, di bidang kesehatan dan pendidikan sejauh ini tidak ada evaluasi secara khusus berapa dana yang dikeluarkan.

Pengawasan dan pengontrolan dana Otus di Papua, kata dia, juga dianggap penting seiring dengan adanya permintaan masyarakat Papua mengembalikan Otsus ke Pemerintah Pusat karena dinilai gagal. Menurutnya, tidak salah kalau masyarakat menilai Otsus sudah gagal di Papua karena tidak ada laporan khusus terkait penggunaan dana Otus di berbagai sektor.

“Dalam hal ini Badan Pemeriksa dan Pengawasan Keuangan Provinsi Papua memiliki tugas dan peran penting mengontrol jalannya pencairan dana Otus di Papua,” tandasnya. (Karolus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *