Trantib Mimika Nyaris Bentrok Dengan Sopir Taxi

Jubi—Akibat penertiban yang dilakukan tim gabungan area bekas lokasi pasar Swadaya Timika, Kamis (31/3), anggota Satpol PP terlihat nyaris bentrok dengan para sopir taksi gelap di area itu karena dianggap menyalahi aturan parkir kota Timika. Menurut para sopir yang nyaris bentrok ini, pihaknya melakukan parkir karena sudah mendapatkan ijin dari para warga yang mengaku sebagai pemilik tanah namun tidak dianggap oleh Satpol PP.

Namun Tim yang dipimpin langsung Kepala Kantor Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Mimika, Mathias Matulessy menegaskan, bahwa penertiban yang dilakukan pihaknya diatur oleh pemerintah, bukan masyarakat. Lagi pula penertiban sudah disosialisasikan kepada semua warga sejak tahun 2010 lalu.

“Ini adalah tindakan tugas yang harus dan akan terus kita lakukan dan pemerintah tidak harus menyampaikan dahulu kepada anda sekalian untuk rencana penertiban ini. Anda juga kan sudah tahu jelas bahwa area ini bukan lokasi untuk memarkirkan kendaraan taksi gelap.  Tindakan ini juga dilakukan bukan seenaknya tetapi berdasarkan petunjuk langsung dari pimpinan daerah,” jelas Matulessy kepada para sopir.

Penjelasan Matulessy ini dipertegas lagi oleh Kepala Dinas Perhubungan Mimika, Suparno, SE yang hadir kemudian.

“Benar lokasi di sekitar dan dalam bekas lokasi pasar Swadaya Timika ini memang tidak diijinkan dan tidak dibenarkan untuk lokasi parkir kendaraan.” tandas Suparno.
Suparno meminta agar para sopir mengurus ijin usaha mereka jika ingin tatap menjalankan taxinya.

“Tetapi pemerintah juga tentu punya pertimbangan dan tidak semua orang yang bisa beli mobil akan diberi ijin untuk usaha taksi gelap ini,” tegas Suparno.
Situasi mulai memanas saat salah satu sopir taksi gelap yang kemudian diketahui bernama Boy, terlihat kalap dan berlari keluar dari kerumuman pembicaraan, mengambil sesuatu dan kembali lagi ke kerumunan warga. Namun situasi itu berhasil diredam aparat kepolisian Mimika yang dipimpin Komandan Pos Polisi bekas Pasar Swadaya Timika, Bripka M Abdu.

Dari peristiwa yang nyaris berbuah keributan ini, diketahui pula jika usaha taxi gelap di Timika ini dibeking oleh seorang oknum TNI, yang sempat hadir dalam kerumunan keributan antara Satpol PP dan para sopir taxi. (Sam Wanda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *