BEM Uncen Gagal Bikin Panggung Rakyat?

JUBI — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (BEM FH Uncen) mengaku gagal membuat aksi panggung rakyat untuk mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah Papua.

Aksi teatrikal, yang katanya, diadakan di Auditorium Uncen, Abepura, Papua April lalu ini batal dengan adanya saling tuding antar sesama mahasiswa.

“Teman-teman di Jakarta juga tidak konsisten. Mereka yang buang isu ini. Waktu itu, kita berkomitmen untuk buat panggung rakyat, tetapi hingga kini belum jelas,” kata Ketua BEM FH Uncen, Thomas Ch. Syufii, saat di konformasi Jubi, di Abepura, siang ini.

Akhir Maret lalu pihak Thomas berencana menjaring aspirasi rakyat Papua dengan menggelar Panggung Rakyat di Auditorium Uncen bulan April.

“Ide ini berawal dari keprihatinan kami mahasiswa se-Indonesia terhadap situasi politik saat ini yang carut-marut. Bahwa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gagal,” ujar Thomas Ch. Syufii, kepada JUBI kala itu.

Lanjutnya, saat ini aneka persoalan menimpa rakyat. Karena itu, sedianya, Panggung Rakyat (PR), lanjut dia, melibatkan politisi, mahasiswa, akademisi, aktivis, tokoh agama, dan rakyat kecil untuk mengkritisi kebijakan pemerintah.

PR akan dimodifikasi sedemikian rupa menurut bakat dan kemampuan masing-masing pihak yang mau terlibat di dalamnya, semisal diskusi, teater, orasi, dan lagu. (Timo Marten)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *