Mama PAP Perlahan Bisa Berbisnis

JUBI — Mama Pedagang Asli Papua (PAP) sudah siap bersaing di kancah ‘bisnis’ kecil-kecilan pasca menerima sokongan dana sebanyak Rp 600 juta dari gubernur Papua, Barnabas Suebu beberapa ahad lalu. Meski, bisnis ‘kecil-kecilan’, mama Papua kiranya disokong dana yang cukup agar bisa bersaing, setidaknya di pasar Papua sendiri.

“Ada 250 orang yang yang mendapat bantuan kredit pada tahap pertama, tahap kedua nanti tergantung yang datang. Nanti kita buat pertemuan lagi. Sudah ada tanda-tanda baik, mereka mulai menjual mesin parut, minyak kelapa, menjual telur, ayam potong, dan peralatan rumah tangga,” kata Ketua Koperasi Mama-mama Pedagang Asli Papua (KOMMPAP), Robert Jitmao, di Jayapura, Papua, Kamis (30/6) sore.

Sebelumnya, PAP hanya menjual sirih, pinang, dan hasil kebun lainnya. Tapi, setelah mendapat dana sokongan tengah Juni lalu, seiring berjalannya waktu, sudah tampak maju. Setidaknya mereka (pedagang asli: red) mulai menjual telur, bawang, dan jualan lainnya yang bukan hasil kebun.

Menurut Robert, ini merupakan langkah maju bagi pedagang asli ini.  Selanjutnya, yaitu, pada tahap kedua, untuk mereka yang tersebar di jalan Irian, Argapura, depan Bank Papua, dok 9, dan APO, Uncen, Abepura, dan Pasar Youtefa. (Timo Marten)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *