Mengapa SBY Takut Inisiatif Rakyat Papua?

JUBI — Segala persoalan menggerogoti rakyat Papua yang dikaitkan dengan dengan kebijakan Pemerintah Pusat semestinya perlu ada solusi untuk memecahkannya. Atau setidaknya ada dialog antara Pemerintah Pusat dan rakyat Papua untuk mengetahui apa latar belakang persoalan sehingga memunculkan sikap kontra dari rakyat Papua setiap kebijakan dari Pemerintah pusat.

“Dari dulu rakyat Papua berinisiatif berdialog dengan Pemerintah RI, Susilo Bambang Yudhoyono, yakni untuk membahas bersama segala persoalan yang melilit rakyat Papua karena ditengarai kebijakan Pemerintah Pusat atas Papua,” kata Dominggus Pigay, Pendiri Forum Demokrasi Papua, Kamis (30/6) di Jayapura.

Pigay mengatakan, setiap gelombang protes masyarakat Papua terhadap kebijakan Pemerintah Pusat, salah satunya adalah penerapan Otsus disebabkan belum adanya sikap keterbukaan dari Pemerintah Pusat terkait keberpihakannya bagi orang Papua. “Orang sudah bicarakan Otus gagal, tolak MRP, dan berbagai persoalan lain yang tidak sesuai dengan inisiatif rakyat Papua. Masalah ini belum ada solusinya oleh Pemerintah Pusat, padahal rakyat Papua sendiri menyatakan dialog untuk mengatasi persoalan ini,” terang Dominggus.

Menurutnya, di era SBY perlu membuka ruang dialog dengan rakyat Papua sebagai korban Otsus. Hal ini untuk mengetahui akar persoalannya apa sehingga menjadikan rakyat Papua sendiri bersikap kontra setiap kebijakan Pemerintah Pusat. “SBY tidak perlu takut bila rakyat Papua, bila rakyat Papua berinisiatif menyatakan harus adanya dialog antara Jakarta dan Papua. Selain itu, SBY perlu bangun komunikasi kontruktif sesering mungkin dengan rakyat Papua yang bermasalah. Sejauh ini, mengapa SBY takut merealisasikan kegiatan semacam itu?,” kata Minggus. (Karolus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *