SD YPPK Bulu Jalauki Perlu Dievaluasi

Jubi — Kualitas pendidikan di SD YPPK Bulu Jalauki Kampung Aramsolki Distrik  Agimuga makin terasa menurun dari waktu ke waktu. Perkembangan terburuk tersebut terbaca dari  kegiatan belajar dan mengajar serta  aktivitas pendidikan serta kondisi fisik areal pendidikan sekolah.

“Kalau perkembangan lingkup sekolah menjadi tidak penting akibat banyak faktor dan pengaruh kiri-kanan, maka ujung-ujungnya  pihak atasan terkait di Timika harus turun lihat langsung SD ini,” pinta Frater Petrus Agapa, Rabu (30/6).

Hal itu ditegaskan mengingat, hasil kunjungan Tim Pastoral Keuskupan Timika di Agimuga mengungkapkan bahwa kondisi SD YPPK Bulu Jalauki memprihatinkan. Aktivitas KBM hampir tidak berjalan normal, manajemen sekolah tidak transparan, serta banyak keluhan oleh para guru dan masyarakat setempat. Selain itu, pimpinan sekolah tak mampu menjalankan sekolah secara baik.  Penggunaan dana biaya operasional sekolah (BOS) hampir tidak diketahui oleh rekan guru, murid dan orang tua siswa di sana.  

“Kondisi ini diwarnai dengan rumput tinggi serta tidak adanya sarana penunjang belajar bagi siswa-siswi di sekolah tersebut,” ungkap Frater Agapa.
Ditambahkan Agapa, bila pihak terkait tidak mengevaluasi kondisi ril SD tersebut, maka dampaknya cukup besar terhadap generasi muda ke depan. “banyak anak yang tidak akan bersekolah. Sebab  sekolah model demikian mengancam nasib anak-anak sekolah,” ucapnya. (Welly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *