Orang Kimaam Harus Stop Mabuk

JUBI— Orang Kimaam harus stop yang namanya mabuk. Karena dengan meneguk minuman keras (miras), akan sangat mengganggu kesehatan dan ketika sudah dipengaruhi minuman beralkohol, otomatis akan membuat keributan. Sekali lagi hentikan kebiasaan mabuk dan lebih baik mengurus kerja demi menafkahi keluarga.

Permintaan itu disampaikan Bupati Merauke, Drs. Romanus Mbaraka, MT dalam sambutannya pada kegiatan turun kampung (Turkam) di Pulau Kimaam beberapa waktu lalu. Menurutnya, orangtua menanam pohon kelapa, bukan untuk menggantung botol. Tetapi ada manfaat tersendiri dari pohon kelapa dimaksud. “Saya akan mengeluarkan instruksi agar tidak boleh ada masyarakat yang menggantung botol di atas pohon kelapa lagi,” tegasnya.

Jika ditemukan ada masyarakat yang masih menggantung botol, lanjut Bupati Romanus, akan diberikan suatu sanksi tegas. Pemerintah akan bekerjasama dengan aparat keamanan baik TNI/Polri di tingkat distrik agar melakukan monitoring terhadap pohon-pohon kelapa milik warga. Jika sampai ada yang masih gantung botol, wajib diturunkan dan bersangkutan harus diberikan suatu sanksi. Hal itu bertujuan agarbersangkutan sadar dan tidak melakukan kegiatan seperti demikian lagi. (J/14)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *