Dorince Mahue Tak Akui Dirinya Di-PAW

JUBI — Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jayapura Dorince Mahue tak menerima dirinya ditetapkan Penghentian Antar Waktu (PAW). Dirinya mengaku kaget, kalau sedang di-PAW.

Menurut Ketua DPD Partai PPRN Kabupaten Jayapura ini, di-PAW-nya dirinya disinyalir ada ‘permainan’ dari oknum tertentu terhadap dirinya.

“Ini sangat merugikan kami. Sebenarnya itu illegal. Kami klarifikasi, kita kembali ke aturan. Surat PAW tidak mempunyai dasar hukum yang jelas. Saya di-PAW oleh oknum yang mengklaim sebagai ketua DPD Kabupaten Jayapura,” kata Dorince kepada wartawan di Abepura, Papua, Senin (29/8) malam.

Diakuinya,  Dalam PPRN tidak mengenal PAW, kecuali ada pelanggaran oleh anggota DPR atau anggota PPRN yang merugikan Negara. Maka, kata dia, PPRN tidak ada kompromi harus di-PAW.

PPRN, lanjut dia, pada 17 dan 18 Desember 2010 dirinya sebagai terpilih ketua DPD melalui musyawarah dan dilantik ketua DPD.  Persoalan di PPRN sekarang, menurut dia dipicu oleh oknum tak bertanggung jawab akibat kesalahpahaman menerjemahkan keputusan MA.

”Pada tahun 2010 kami melakukan Munas, perintah Munas itu untuk melakukan Muswil, dan hasil Muswil itu adalah kepengurusan yang sekarang dipimpin Kenius Kogoya. Pengurus ini ada sesuai musyawarah.

Sekretariat DPP yang sah itu yang beralamat di jalan Jambu, bukan di Pondok Kopi,” tegas Dorince.

Dikatakannya, ada SK yang secara rahasia untuk mendorong kandidat tertentu untuk Pemilukada kabupaten Jayapura. Maka, lanjut dia, PPRN Kabupaten Jayapura, jangan mudah terprovokasi oleh oknum yang mengaku sebagai pengurus partai tertentu.

Karena itu, dia menghimbau, yang ancang-ancang untuk maju pada pemilukada musim ini harus dikonfirmasi dan klarifikasi pada pengurus yang sah agar tidak dihentikan. (J/10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *