Bupati Wetipo Mengajak Mahasiswa Tidak Terprofokasi

JUBI — Dalam sambutan pembukaan seminar sehari di Aula Museum Negeri Papua, Jumat (30/9), Wempi mengatakan mahasiswa tidak boleh terprofokasi dengan beberapa orang yang menyebarkan isu yang memojokan dirinya dan mengecam kelompok-kelompok atau pribadi-pribadi orang yang menurutnya menyebarkan isu tidak sedap tetang dirinya.

“Saya mengatakan kepada mahasiswa tidak cepat terpancing dengan isu-isu yang mengatakan bupati Jayawijaya memiliki ini dan itu. Koperasi Nit Meke milik Bupati Jayawijaya itu tidak benar. Itu aset pemerintah daerah.” ujar Wempi Wetipo.

Selain itu, bupati Wempi mengajak mahasiswa mengawasi pemilik tangan-tangan yang merusak sehubungan dengan aksi-aksi pembakaran beberapa bagian bandara Waemana beberapa waktu lalu.

“Kamu punya tangan itu untuk apa? Ada tangan-tangan juga untuk merusak dan membakar jadi hati-hati gunakan tanganmu itu.” ujar Wempi.

Ketika berkomentar mengenai aksi pembakaran itu, Wempi hanya bisa bersyukur sambil mengutip ayat kitab suci. “Kita harus bersyukur dan bersyukur. Kita besyukur orang membakar tetapi kita akan membangun yang baru.”

Menurut Wempi, pemerintah akan membangun gedung tujuh lantai. Gedung tujuh lantai itu akan menjadi kantor semua dinas yang ada di Waemena.

Berhubungan dengan rencana pembangunan gedung tujuh lantai ini, Yosep, mahasiswa UNCEN mengatakan pembangunan infrastruktur tidak terlalu mendesak. Mernurutnya, pembangunan sumber daya manusia yang sangat mendesak. “Pemerintah mesti membangun SDM daripada membangun gedung yang tidak mendesak itu.”  ujarnya. (Mawel/Jubi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *