PEJABAT TIDAK IKHLAS BANTU BUPATI

JUBI – Kurang dari setahun, duet Bupati drg. Alfons Manibui DESS dan Wakil Bupati Drs. H. Akuba Kaitam memimpin Kabupaten Teluk Bintuni. Segala kemampuan dan usaha sudah dilakukannya, dalam kerangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bintuni.

Namun kerja keras Bupati dan Wabup tersebut, tidak diimbangi oleh aparatur pemerintah di bawahnya, seperti sejumlah pejabat sebagai perpanjang-tangan dari Bupati dan Wakil Bupati.

Buktinya, sejumlah pejabat terkesan masih setengah hati membantu Bupati, sehingga tidak heran sejumlah program masih belum bisa berjalan maksimal dan terkesan masih jalan di tempat.

“Banyak program yang tidak bisa dijalankan oleh para pejabat, salah satunya yang sangat sederhana, mengenai instruksi penegakan disipil pegawai yang masih terkesan belum dikerjakan sepenuh hati,”ujar salah satu Pegawai Negari Sipil (PNS), yang enggan namanya disebutkan.

Padahal lanjutnya, mestinya para pejabat-pejabat tersebut, harus tanggap dan mengambil langkah cepat, tanpa mengantungkan kepada Bupati. “Kalau para pejabat tidak loyal kepada Bupati, sama dengan pengingkaran kepada masyarakat,” terangnya.

Dikatakan olehnya, kecenderungan para pejabat masih terlihat setengah hati, bisa dilihat sejak awal Bupati dan Wakil Bupati menjabat di periode pertama (2005-2010). Mereka banyak menunggu dan tidak melakukan gebrakan sesuai dengan fungsi dan tugasnya masing-masing.

“Kalau Bupati sudah memerintahkannya, sudah sewajarnya para pejabat harus segera menjalankan,” ungkapnya.

Persoalan-persoalan ini yang membuat masyarakat sering berkeluh kesah dan menyalahkan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, padahal yang harus dimarahi bukannya mereka (Bupati dan Wakil Bupati), melainkan pejabat-pejabat tersebut yang harusnya disalahkan karena dinilai tidak menjalankan program kerjanya dengan baik. “Yang buat persoalan pejabatnya, yang disalahkan bukannya mereka tetapi Bupatinya,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya berharap pejabat-pejabat tersebut jangan lagi dipakai dalam cabinet baru yang tidak tahu kapan akan dilakukan. “Kami harap Pak Bupati harus selektif dalam penyususnan cabinet akan datang, sehingga program atau misi yang diemban dapat terwujud dan sukses membawa Bintuni menuju Bintuni baru,’ pesannya. (J/11)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *