Kopermas Makand Ezound Minta Dukungan Pemerintah

JUBI— Koperasi Peran Serta Masyarakat Adat (Kopermas) Makand Ezound dengan jumlah anggota sebanyak kurang lebih 500 orang, meminta dukungan dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke terkait usaha perikanan yang sedang dijalankan. Karena saat ini, usaha yang dirintis sejak tahun 1999 lalu, sedang goyang dan aktivitas pencarian ikan mengalami kemacetan. Karena ketiadaan dana operasional untuk menunjang kegiatan dimaksud.

Ketua Kopermas Makand Esaund Merauke, Jimmy Papare saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan, Senin (31/10) menuturkan, beberapa tahun silam, mereka pernah mengirinm ikan kakap ke Vietnam dan Australia. Namun hanya dalam empat bulan saja. Setelah itu, tidak dilakukan pengiriman lagi. “Memang pendapatan yang kami dapatkan kala itu, lumayan bagus dan bisa untuk menghidupi koperasi. Hanya saja, beberapa tahun terakhir, kegiatan pencarian ikan mengalami penurunan lantaran ketiadaan dana operasional,” akunya.

Dia juga mengaku, mereka sering melakukan kerjasama dengan pihak ketiga. Namun, jika bersangkutan pergi, otomatis koperasi akan ‘goyang’. “Kami sangat berharap adanya dukungan dana dari pemerintah  agar usaha bisa berjalan kembali dan membantu untuk menafkahi anggota yang jumlahnya mencapai ratusan orang,” pintanya.

Sekretaris Kopermas Makand Esaund, Wilem Bome Gebze juga berharap dukungan dana dari pemerintah atau instansi terkait. “Saya harus jujur mengatakan bahwa kami mengalami kesulitan dana sehingga kegiatan operasional di laut tidak jalan. Mudah-mudahan pemerintah mendengar jeritan hati kami masyarakat kecil ini,” harap Wilem. (JUBI/ANS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *