Oknum Pengusaha Singapura Tidak Transparan

JUBI — Sekretaris Kopermas Makand Ezound, Wilem Bume Gebze menegaskan, kurang lebih delapan bulan, koperasi tersebut bekerjasama dengan Mr. Lou Bei An untuk melakukan pencarian ikan guna dieksport keluar negeri. Hanya saja, pengusaha tersebut, tidak bersikap transparan dalam pengeluaran dan pengelolaan keuangan. Sehingga menjadi tanda tanya besar bagi para pengurus maupun anggota yang berjumlah ratusan orang itu.

Hal itu disampaikan Wilem saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah wartawan di kantornya, Senin (31/10). “Setahun silam, pengusaha asing itu menelpon saya dari Negara PNG setelah bersangkutan  diduga diusir dari sana. Kami pun menerima dan melakukan pembicaraan serta membuat MoU secara bersama-sama. Dia pun berjanji  akan bersikap transparan dalam pengelolaan keuangan untuk koperasi kedepan,” ungkap Wilem.

Dalam perjalanan, lanjut dia, Lou Bei An bersikap sangat tertutup dan tidak menjelaskan kepada para pengurus maupun anggota, uang yang dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan berkaitan dengan operasional di laut. Puncaknya adalah ketika ada bantuan pemerintah. Saat itu, dia yang mengurus. “Itu yang membuat saya sangat tersinggung sehingga terjadi pertengkaran dan ujung-ujungnya dia  pindah ke tempat lain,” tuturnya.

Ketua Kopermas Makand Esound, Jimmy Papare menambahkan, pihaknya telah berusaha semaksimal mungkin agar membicarakan secara baik-baik dengan pengusaha tersebut. Namu, dia mungkin punya niat lain. Sehingga mencari-cari alasan. Padahal, ketika dia menjalani usaha tersebut, atas nama koperasi. (JUBI/ANS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *