Bintang Kejora Berkibar di Timika

JUBI—Bendera Bintang Kejora tanpa diduga, Kamis (1/12) dikibarkan di acara 50 tahun atau jubelium HUT Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Lapangan Timika Indah, Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

Dari pantauan tabloidjubi.com dalam acara peringatan dan perayaan hari ulang tahun ke-50 OPM itu dilakukan oleh sekitar 1000 warga Papua. Namun dari penjelasan Wakapolda Papua, Brigjend Paulus Waterpauw kepada wartawan di Mapolsek Mimika Baru, Timika, diketahui rencana kegiatan ini sebenarnya sudah tidak diijinkan pelaksanaannya.

“Pada prinsipnya, dalam proses administrasi yang diberikan pihak penyelenggara yang mencoba meminta ijin ke polisi, Polres Mimika sebenarnya sudah tolak. Tapi warga tetap melakukannya dan sebagai upaya pendekatan, mereka akhirnya sudah menyatakan bersedia untuk hanya melaksanakan kegiatan doa saja. Tapi, kemudian timbul kegiatan penaikan Bendera Bintang Kejora. Sebagaimana peraturan hukum yang berlaku, maka kita tetap akan memproses mereka,” kata Paulus, Kamis (1/12).

Bintang Kejora yang berkibar ada lima bendera. Awalnya massa berkumpul sejak pukul 09:00 WIT di sekitar Lapangan Timika Indah dan langsung melakukan Tarian Waita atau tarian tradisional perayaan pesta yang dilakukan dengan cara berlarian berkeliling diantara warga sambil memekikkan suara yang beragam.

Setelah beberapa saat, terlihat jumlah massa yang datang bertambah dan langsung menyusul hadirnya kelompok warga yang diketahui dari kompleks Jayanti, SP13 Kuala Kencana, dan membuat warga memang terlihat cukup padat di tengah lapangan. Tapi acara yang semula hendak diisi ibadah syukur, tiba-tiba dikagetkan berdirinya tiang berukuran sekitar 5-6 meter, yang diujungnya berkibar bendera Bintang Kejora.

Suasananya terlihat sempat tegang, sebelum akhirnya terjadi upaya saling rampas tiang bendera antara aparat keamanan yang berniat merampas dan menurunkannya denga warga yang masih bersikeras mempertahankan tiang dan Bendera Bintang Kejora.

Dalam kondisi saling rampas tiang itu, terdengar bunyi tembakan peringatan ke udara dan membuat warga yang terdiri atas laki-laki, perempuan dan anak-anak berlarian meninggalkan Lapangan Timika Indah. Meski tidak lama, tindakan aparat yang terpaksa harus menyebabkan luka-luka ringan di pihak warga, maupun aparat tetapi berhasil meredam situasi menjadi kembali kondusif. Dari catatan rekaman dari tabloidjubi.com, Bendera Bintang Kejora sempat berkibar sekitar 2:57 menit. (J/08)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *