Ribuan Warga Papua Rayakan Yubileum Di Makam Theys

JUBI — Ribuan warga merayakan 50 tahun kemerdekaan Papua di lapangan makam Theys Hiyo Eluay, Distrik Sentani Kota, Kabupaten Jayapura, Kamis, 1 Desember 2011.

Berbagai kegiatan dilakukan untuk merefleksikan kemerdekaan bangsa Papua ini, di antaranya, ibadah, nyanyian, tari-tarian, dan orasi politik. Meski panas, warga tetap setia mengikuti upacara dengan khidmat.

Selain itu, beberapa tuntutan dibacakan Kordinator Humas Panitia Hari Ulang Tahun(HUT) ke- 50 tahun, Jack Wanggai, di antaranya, mendukung perundingan Internsional dan Referendum bagi Papua. Pemerintah Indonesia segera menarik pasukan TNI dan Polri dari Papua.

Selain itu, meminta kepada pemerintah pusat di Jakarta untuk membebaskan para tahanan politik (tapol) dan narapidana politik (napol) yang masih mendekam di tahanan politik atau pun LP.

Selanjutnya, kata dia, warga Papua dengan tegas menolak dialog konstruktif, dan program Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) yang sedang digencar pemerintah pusat di Jakarta.

Sementara itu, aparat menjaga sepanjang lokasi dengan ketat, semisal di seputaran lampu merah, dan rumah toko (ruko). Namun, para warga melakukan kegiatan hingga akhir dengan aman.

Dalam pembacaan tuntutan itu, lanjut Jack Wanggai, keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sejak 1 Mei 1963 ‘tidak’ sah. Selain itu, pemerintah harus menghentikan segala bentuk kekerasan dan pelanggaran HAM yang terjadi sejak Papua bergabung dengan Indonesia. (JUBI/Timo Marten)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *