Pemerintah Diharap Jadi Mitra LSM di Papua

JUBI — Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Papua mestinya menjadi mitra kerja Pemerintah. Minimnya kesediaan finansial LSM Lokal di Papua menyebabkan kinerjanya terhambat untuk menuntaskan masalah pendidikan dan kesehatan di Papua.

“Kami mengakui selama ini belum adanya keseriusan Pemerintah untuk bekerja sama menangani masalah Pendidikan dan Kesehatan di Papua. Dan mestinya ada inisiatif Pemerintah dari awal untuk mendonor terkait kebutuhan finansial yang belum memadai,” ungkap La Ode Harifu, Direktur Pengembangan Kawasan Timur Kabupaten Fak-Fak kepada tabloidjubi.com, Rabu (28/12) di Jayapura.

Menurutnya, perhatian Pemerintah mestinya lebih fokus kepada LSM Lokal di Papua yang bergerak dalam bidang Pendidikan dan Kesehatan di Papua. Setidaknya melalui sumbangan dana Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah. Lanjutnya, belakangan ini ada respon dari Pemerintah untuk memberdayakan kelemahan dari sisi finansial. “Tapi, belum ada tindakan nyata seberapa sumbangan dana dari Pemerintah untuk meningkatkan kinerja,” tandas Ode.

Pengembangan kapasitas bagi tenaga guru dan tenaga medis di Papua terus didorong pihak LSM. Hal ini untuk meningkatkan kualitas Pendidikan dan Kesehatan di Papua. “Peningkatan kualitas Pendidikan dilakukan melalui pelatihan guru-guru di setiap jenjang Pendidikan di Kabupaten Fak-Fak, dan tentunya kami berharap adanya keterlibatan Pemerintah di dalamnya,” ucapnya. (Karolus/Jubi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *